|
Sehubungan dengan akan berakhirnya masa tugas sebagai Duta Besar RI untuk Lebanon, Dubes Bagas Hapsoro melakukan serangkaian kunjungan pamitan dengan berbagai pejabat pemerintahan, tokoh masyarakat dan rohaniawan dari berbagai sekte di Lebanon.
Seperti diketahui Dubes Bagas Hapsoro secara resmi telah dilantik sebagai Deputi Sekjen ASEAN pada Desember 2009, hal mana memaksanya untuk meninggalkan jabatan sebagai Dubes RI di Lebanon yang sejatinya masih harus diselesaikan paling sedikit setahun lagi.
Kunjungan ke Menteri Pariwisata Di awal pertemuan, Dubes RI menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya Fadi Abboud sebagai Menteri Pariwisata Lebanon yang baru dilantik pada November 2010. Kepada Menteri, Dubes mengharapkan MoU kerjasama di bidang pariwisata dapat ditandatangani secepatnya. Untuk penandatanganan MoU tersebut, Menteri Fadi Abboud menyatakan ketertarikannya dan siap datang berkunjung ke Indonesia menunggu undangan pihak Indonesia. Beliau menyadari potensi kedua negara di bidang pariwisata yang dapat disinergikan guna mencapai hasil yang lebih maksimal. Menurut Menteri, banyak maksud dan tujuan yang dapat diraih melalui penandatanganan kerjasama ini, antara lain (i) menggerakan turis / wisatawan untuk saling berkunjung ke tempat-tempat wisata di dua negara; (ii) mengembangkan kerjasama di bidang Meeting, Incentive, Convention dan Exhibition (MICE); (iii) meningkatkan kerjasama di bidang pembinaan dan pengembangan sumber daya manusia pariwisata; dll. Kunjungan ke Mufti Agung / Menteri Agama Di awal pembicaraan, kepada Mufti Agung, Seikh Mohamad Rachid Qabbani, Dubes RI menyatakan ikut berbela sungkawa atas terjadinya kecelakaan pesawat Ethiopean Airlines di perairan Lebanon yang sebagian besar korban adalah warga negara Lebanon. Dubes mengugkapkan penghargaan dan terima kasih atas terjalinnya hubungan dan kerjasama yang erat antara Darul Fatwa / Departemen Agama Lebanon dan KBRI Beirut selama ini.  Dubes juga menyampaikan terima kasihnya kepada Darul Fatwa atas diterimanya 5 orang mahasiswa Indonesia untuk studi s1 di Beirut Islamic University dengan beasiswa Darul Fatwa. Dubes juga tidak lupa menyampaikan penghargaan atas suksesnya penyelenggaraan Bilateral-Interfaith Dialogue pada tahun 2008 yang dihadiri oleh pembicara dan peserta dari Lebanon dan Indonesia. Ditegaskan oleh Dubes bahwa pada Tahun 2010 ini, KBRI sangat tertarik untuk kembali menyelenggarakan Intefaith Dialogue Jilid II di Indonesia, dan mengharapkan kesediaan Darul Fatwa untuk menjadi mitra kerjasama penyelenggaraan tersebut. Mufti Agung menanggapi pernyataan Dubes RI diatas dengan menyatakan bahwa semua itu adalah kewajiban Darul Fatwa untuk membina hubungan dengan khususya KBRI Beirut. Beliau mengharapkan agar di masa mendatang hubugan dan kerjasama bisa ditingkatkan dengan semakin memperbanyak volume kegiatan antara kedua instansi. Mengenai pemberian beasiswa kepada mahasiswa Indonesia, Mufti menegaskan komitmennya untuk memberikan yang terbaik kepada bangsa Indonesia. Sedangkan tentang program Bilateral Interfaith Dialogue jilid II di Indonesia, Mufti berjanji akan serius menindaklanjutinya dan merencanakan kehadirannya pada acara tersebut. Kunjungan ke Direktur Museum Gibran Kahlil Gibran "Kami tidak mengenal istilah selamat jalan, tapi sampai jumpa kembali", demikikan Direktur Museum Kahlil Gibran, Dr. Antoni Tawk mengungkapkan perasanaannya atas kunjungan pamitan Dubes Bagas Hapsoro, karena Dubes dianggapnya telah berhasil merintis hubungan budaya kedua negara melalui jaringan pecinta dan penggemar Kahlil Gibran. Salah satu hasil rintisan tersebut adalah partisipasi Indonesia dalam seminartentang Kahlil Gibran beberapa waktu yang lalu di Beirut. Tawk menyatakan sangat terkesan dengan presentasi delegasi Indonesia tersebut yang memaparkan betapa karya Gibran banyak merasuk pada kehidupan sastra Indonesia bahkan dalam kehidupan sehari-hari. Tawk juga merespon positif dan akan menindaklanjuti rencana penyelenggaraan seminar tentang Kahlil Gibran di Indonesia mengingat banykanya pemerhati dan fans Gibran di tanah air. Dua buah lukisan 3D diberikan Dr. Antoni Tawk kepada Dubes Bagas sebagai kenang-kenangan dari seorang sahabat. Kunjungan ke Pejabat Hubungan Internasional Hezbollah  Usai mengungkapkan bela sungkawa atas tragedi jatuhnya pesawat Etopia dengan koraban sebagaian besar warga Lebanon, Dubes Bagas menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Pejabat Hezbollah bidang hubungan internasional, Sayyed Ammar Mausawi yang selama ini aktif bekerjasama membina hubungan dengan KBRI. Dubes Bagas juga mengucapkan terima kasihnya atas sumbangan finansial dari Hezbollah yang cukup signifikan untuk korban gempa Padang beberapa bulan yang lalu. Sayyed Ammar Mausawi mengharapkaan agar hubnganbaik dan kerjasama yang terbina selama ini bisa ditingkatkan dan semakin memberi manfaat bagi kedua pihak. Dalam kesempatan tersebut, dibahas berbagai perkembangan polsoskam baik dalam negeri maupun isu regional dan internasional.
» No Comments
There are no comments up to now.
» Post Comment
|